Take a fresh look at your lifestyle.

Review Anime Kanojo Flag ga Oraretara “If Her Flags Break”

147

Hai semuanya, selamat datang di Laskar Anime Indonesia!

Kali ini saya mau nge-review salah satu anime yang rate-nya kecil, dan dianggap sebagai anime buruk, yaitu Kanojo ga Flag wo Oraretara.

Tapi, ada sisi positif yang membuat anime ini cukup layak buat ditonton. Terutama bagi kalian yang ingin menonton anime yang storynya abstrak.

Sesi kali ini akan membagikan informasi dasar tentang animenya, karakter utama, ost, dan review penulis.


Type: TV

Episodes: 13

Status: Finished Airing

Aired: Apr 7, 2014 to Jun 30, 2014

Premiered: Spring 2014

Broadcast: Unknown

Producers: KlockWorx

Licensors: Nis America, Inc

Studios: Hoods Entertainment

Source: Light novel

Genres: Comedy, Harem, Romance, School

Duration: 24 min. per ep.

Rating: PG-13 – Teens 13 or older


Synopsis

Hatate Souta adalah seorang murid SMA, yang memiliki kemampuan untuk melihat “Flags” untuk kejadian yang akan datang seperti “Death Flags”, “Friendship Flags”, dan “Romance Flags”.

Meski memiliki kemampuan itu, ia menghindari hubungan dengan orang lain karena trauma yang dialaminya dalam kecelakaan kapal.

Dua belas gadis cantik tertarik dengan cara hidupnya yang aneh, dan mereka mulai tinggal bersamanya di asrama sekolah.


Karakter Utama

  1. C:UsersYuuDocumentsRekomendasi anime Moviesouta-hatate-59360.jpgHatate Souta

Seorang siswa pindahan yang bisa melihat bendera di atas kepala orang-orang, dan bisa “Mematahkan” (mengubah nasib) mereka dengan tindakannya.

Sebelum memulai seri, dia adalah satu-satunya yang selamat dari kapal pesiar berlayar Premium Anberial;

Selama pelayaran ia memperoleh kemampuan precognitive dari seorang gadis bernama Sakura yang bermain permainan catur dengannya.

Dia adalah seorang penyendiri tapi akhirnya membuka hatinya terhadap teman-teman sekelasnya. Lalu tinggal di Quest Dorm dengan mereka.


C:UsersYuuDocumentsRekomendasi anime Movie221099.jpg

2. Nanami Knight Bladefield

Putri ke-13 dari Principlity of Bladefield.

Ketika dia memperkenalkan dirinya ke Souta, dia tidak menaikkan bendera seperti gadis-gadis lain.

Dia sedikit tertarik dengan kemampuan Souta.


C:UsersYuuDocumentsRekomendasi anime Movie6596591a16084bc00fb95243e3656e12453d3ffe_hq.jpg3. Mahougasawa Akane

Cucu perempuan pendiri Yayasan Mahogasawa yang terkenal.

Dia memunculkan bendera persahabatan saat berkenalan dengan Souta.


C:UsersYuuDocumentsRekomendasi anime Movie60900.jpg4. Kikuno Shoukanji “Okiku”

Teman masa kecil Souta yang bertingkah seperti kakak untuknya.

Dia setahun lebih tua dari Hatate dan berhenti sekolah selama satu tahun karena dia di luar negeri.

Dia sangat pandai mengerjakan tugas rumah tangga, karena itulah dia selalu terlihat di celemek dan dengan sendok.

Dia sangat optimis, ceria dan peduli.


OST

Opening Theme

Cupi-Doo Revue (クピドゥレビュー)” by Aoi Yuuk

Ending Theme

“Kanojo ga Flag wo Tateru Wake (彼女がフラグを立てる理由)” by YELL (Ibuki Kido, Ai Kayano, Kana Asumi, Kana Hanazawa, Yoko Hikasa, Ayaka Suwa)


Review Penulis

Konsep “Flags” bener-bener menarik bagi saya. Terutama flags-flags utama seperti “Death Flags”, “Romance Flags”, dan “Friendship Flags”.

Di awal episode kita akan disuguhi pemandangan dari langit perkotaan dengan suara latar belakang perkotaan yang padat.

Di sana gadis pirang atau Nanami Knight Bladefield, berada di depan trotoar bersama dengan orang kantoran dan seorang laki-laki yang memakai seragam sama dengannya.

Tiba-tiba, truk meluncur ke arah mereka, namun laki-laki berseragam SMA yang tak lain adalah Hatate Souta berbicara kepada orang kantoran.

“Kau takkan pernah mendapatkan kontraknya.”

Dan dengan tindakannya ia berhasil mematahkan Death Flags di atas kepala orang kantoran itu sehingga membuat truk yang meluncur ke arah mereka berbelok arah.

Hanya dengan sebuah tindakan kata-kata dapat merubah takdir? Menarik bukan?

Cerita lalu berlanjut dan memperkenalkan diri bahwa dia adalah murid pindahan.

Seperti adegan klise yang sering terjadi pada anime, yaitu di mana murid pindahan bertemu dengan seseorang yang pernah bertemu dengannya sebelumnya dan berteriak, “Ohh, kau kan!”

Setelah perkenalan, murid-murid di sana segera mendekati Souta dan menaikkan bendera-benderanya. Dan dengan mudah pula Hatate mematahkan bendera “Menolak” mereka.

Namun, Nanami sama sekali tidak memperlihatkan bendera di atas kepalanya.

Berbeda dengan Nanami, Mahougasaw Akane sangat bersemangat untuk mendekati Souta.

Ia sudah berapa kali ditolak Souta namun bendera persahabatannya malah semakin banyak berkat pemikiran positifnya, yang menyangka rakyat jelata seperti Souta takut berteman dengan Akane.

Seperti kisah harem pada umumnya, semakin cerita berkembang, semakin pula banyaknya gadis-gadis cantik di sekeliling Souta. Ohh, ada trap satu, coba tebak yang mana hayoo.

Jujur ya, episode awalan sih suka karena unik gitu karena nyeritain bendera-bendera kaya permainan VN gitu.

Tapi sayang, walaupun anime ini mempunyai genre rom-com, tapi cerita yang disajikan sama sekali tidak lucu, garing banget beneran. Sampe-sampe saya sendiri mau drop animenya.

Tapi, saya sadar. Ini anime nyimpen semacam twist, foreshadowing, dan puzzle.

Jika dinikmati biasa, anime ini bakal berkesan buruk, aneh ceritanya, nggak nyambung banget. “Lah, kok jadi gini?”, “Apaan sih nggak jelas ceritanya.”

Mungkin itu yang kalian pikirkan saat namatin ini anime tanpa dinikmati dengan cermat.

Mungkin banyak yang di skip cerita di Light Novel-nya, karena ini anime dapet 1 course aja.

Setelah 5 episode, animenya mulai menunjukkan foreshadowing, dan twist. Dan mulai dari ini juga, cerita dan rom-com sudah agak leih baik dan lucu.

Saya nggak mau spoiler ke depannya karena sayang kaya gini dikasih spoiler. Apalagi plot nya bakal ketebak. Yah, walaupun pasti ada beberapa plot akhir yang bakal ketebak.

Perkembangan ceritanya akan bagus jika tidak banyak yang di skip, seiyuu nya pada cocok buat karakter-karakternya, musik nya bagus, karakternya pada kawai dan waifuable.

Logat karakternya juga pada beda-beda, ada Umu lah, Nanodesu lah, dan lain-lain yang pokonya nambah keimutan mereka.

Buat grafiknya menurut saya bagus, walaupun beda sama ilustrasi light novel-nya yang desainnya lebih cantik, yahh walaupun nggak separah Konosuba.

Saya benar-benar menikmati anime ini, karena mengambil konsep dan cerita yang unik.

Kesimpulannya

  • Story : 8
  • Ost : 9
  • Grafik : 8.5
  • Average : 8.5

Re-Watchability : 3/5

(5)- Di manapun, kapanpun, berapa kalipun kalian bisa menontonnya lagi.

(4)- Benar-benar pas buat ditonton lagi sampai lebih dari 3 kali

(3)- Sekali lagi boleh, 2 sampai 3 kali buat fans dari series ini.

(2)- Nonton sekali sudah cukup.

(1)- Tidak worth buat ditonton ulang, bahkan males buat nonton sampai tamat.


Sekian dulu dari saya, tunggu artikel lain lagi dari saya ya.

Terima kasih telah mengunjungi Laskar Anime Indonesia!!

Comments
Loading...