Take a fresh look at your lifestyle.

Review Anime: Akuma no Riddle (Ada Sesuatu yang Spesial Dari Anime Ini)

67

Animers – Selamat malam untuk semua sahabat Animers. Pada kesempatan kali ini saya akan memberikan review kepada anime yang bisa dibilang cukup populer hingga saat ini yakni, Akuma no Riddle.

Bagi kalian yang tidak tau, Akuma no Riddle merupakan anime yang bisa dibilang memiliki berbagai plot twist yang hebat. Tentu saja hal itu ditopang dengan cerita yang memukau tentunya.

Biar kalian tidak penasaran yuk simak review berikut ini.


Detail Anime:

 Judul: 悪魔のリドル (Akuma no Riddle)
– Judul Alternatif: Riddle Story of Devil;
– Tipe: TV (April 2014)
– Genre: Action;
– Episode: 12
– Rating: Strong Violence (Bloody Scenes) and Strong Eroticism (Occasional Nudity)

PV


Jalan Cerita:

Anime ini meninggalkan kesan yang … bercampur aduk, menampakkan diri sebagai sebuah karya yang cermat dan ceroboh sekaligus.

Di satu sisi, dia memberikan tanda-tanda bahwa keseluruhan bagian dari ceritanya telah direncanakan dengan baik sejak awal, tetapi pada saat yang sama di sisi lain, beberapa elemen yang lebih mendetil dari cerita tersebut seolah dimunculkan tanpa ada alasan yang jelas.

Sebagai contoh, meski sekilas terlihat sebaliknya, Kurogumi yang mengumpulkan Haru dan gadis-gadis lainnya bukanlah sekedar permainan gila untuk mempertemukan pembunuh dan targetnya di satu tempat.

Anime ini menyediakan latar-belakang yang masuk akal di baliknya, tentang mengapa pengumpulan tersebut mesti dilakukan.

Dan harus diakui, jika berasumsi bahwa memang ada orang-orang seperti Haru dan keluarganya berada dalam sistem yang sebegitu tegas, bahkan hal yang kejam semacam Kurogumi pun terasa sebagai sesuatu yang mungkin saja terjadi.

Akan tetapi, mengapa Kurogumi perlu disamarkan sebagai salah satu kelas di sekolah? Kalau memang Haru sendiri sudah tahu bahwa dirinya akan menjadi target pembunuhan, mengapa tidak melakukannya di tempat khusus?

Dan jika ini bukan permainan gila, mengapa menempatkan Haru pada posisi yang begitu rentan?

Seorang gadis biasa berhadapan dengan dua belas orang yang sudah terlatih untuk membunuh — anime ini berusaha meyakinkan bahwa situasi yang tampak mustahil ini pun sebenarnya punya tujuan untuk membangkitkan kemampuan tersembunyi Haru.

Tetapi keseimbangan antara kedua belah pihak di Kurogumi sudah terlanjur sangat timpang hingga tujuan tersebut justru terkesan konyol. Sebab, sebelum sempat tercapai, bukankah Haru sudah hampir pasti akan lebih dulu tewas?

Bagi sebagian penonton, masalah-masalah ini mungkin terasa terlalu sepele untuk diributkan, tetapi bagaimanapun juga, mereka mencegah anime ini dari menjadi sepenuhnya memuaskan.


Karakter:

Masing-masing dari para gadis di Kurogumi diberikan sejarah dan karakter yang bervariasi. Karena berdampak langsung pada strategi yang mereka gunakan, hal ini tidak cuma menjadikan setiap upaya pembunuhan terasa unik, tetapi juga menyebabkan pertarungan di antara mereka memiliki dimensi yang jauh lebih dalam.

Hanya saja, karakter sebagian tokoh-tokoh tersebut pada akhirnya tidak bersesuaian dengan tema pembunuhan yang mendasari anime ini.

Barangkali untuk menunjukkan sisi kemanusiaan mereka — bahwa meski berstatus sebagai pembunuh, mereka sesungguhnya hanyalah orang-orang yang bernasib tragis, beberapa tokoh kemudian terkesan terlalu ‘baik hati’.

Jika cuma satu atau dua orang mungkin masih bisa diterima, tetapi ketika jumlahnya lebih dari itu, nuansa jahat dari istilah “pembunuhan” lama-kelamaan akan memudar, berubah menjadi hanya seperti kenakalan biasa, dan anime ini pun tidak lagi terasa seserius yang seharusnya.

Ditambah lagi, sebagai target pembunuhan, anime ini juga terlalu berlebihan saat menggambarkan Haru sebagai gadis polos yang tidak pantas untuk mati. Ingin bersikap ramah mungkin masih terbilang wajar.


Art:

Anime ini cukup pandai dalam menampilkan situasi yang menegangkan. Meski animasinya sendiri tidak begitu istimewa, kombinasi dari sinematografi dan musik latar.

Menjadikan momen ketika upaya pembunuhan atas Haru dimulai benar-benar terasa jauh lebih intense daripada momen yang lain, bahkan saat upaya tersebut tidak melibatkan banyak aksi.

Barangkali dialog para tokohnya seharusnya dikurangi karena lebih sering yang mereka ucapkan hanyalah hal-hal yang tidak penting, namun setidaknya anime ini sudah berhasil mencapai atmosfer yang diharapkan.


Musik:

Untuk musiknya sendiri mungkin sudah begitu cocok dengan backround yang ditampilkan. Terdapat berbagai kesan yang dimtapilkan pada musik mereka. Terlepas dari hal itu, OST yang mereka berikan terbilang sudah begitu bagus banget.


Nah sahabat Animers itulah review untuk anime Akuma no Riddle. Akhir kata sampai jumpa lagi di artikel selanjutnya.

8

Apa yang terjadi ketika dua belas orang pembunuh saling berlomba untuk mencabut nyawa satu target yang sama? Jika anda mengharapkan sebuah cerita yang penuh dengan aksi menegangkan, harapan anda akan terkabul. Bagian audio visual membantu menjadikan setiap pertarungan terlihat seru, dan meski dengan beberapa kelemahan, anime ini tetap mampu memberi makna pada semua pertarungan tersebut. Namun, dia juga mungkin tidak akan persis seperti yang anda perkirakan, sebab penggambaran karakter para tokohnya yang cenderung baik hati tidak sejalan dengan status mereka sebagai pembunuh berpengalaman. Barangkali ini hanyalah opini subjektif, tetapi jika bicara tentang pembunuhan, bukankah suatu cerita semestinya bernuansa lebih serius?

  • Jalan Cerita 8
  • Karakter 8
  • Art 8
  • Musik 8
Comments
Loading...